Perpusnas Gandeng PLBN Bangun Perpustakaan di Tujuh Titik Perbatasan

Medan Merdeka Selatan, Jakarta – Perpustakaan Nasional bekerjasama dengan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dalam pembangunan perpustakaan. Dari 222 lokasi prioritas yang ada, tujuh Pos Lintas Batas Negara (PLBN) menjadi target pembangunan perpustakaan tahun ini. Hal ini dikemukakan pada saat audiensi Asisten Deputi Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dengan Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando di ruang kerjanya pada Jumat, (7/2).

Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus, Nurhadi Saputra menyampaikan, dari tujuh PLBN yang mengajukan secara infrastruktur sudah disiapkan. “Sudah disiapkan tempatnya, tapi kami harus melihat lagi lokasinya strategis atau tidak. Secara ruangan pun masih perlu dikaji kembali,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nurhadi mengatakan, BNPP memiliki 222 lokasi prioritas, namun untuk tahap awal Perpustakaan Nasional akan membantu di tujuh PLBN, yakni di daerah Entikong, Aruk, Badau di Kalimantan Barat, Motaain, Motamasin, dan Wini di Nusa Tenggara Timur, serta daerah Skow di Papua.

“Kami dari Perpustakaan Nasional siap membantu, hal ini untuk meningkatkan literasi masyarakat di wilayah perbatasan. Ke depan, tidak hanya di perbatasan saja tetapi juga di wilayah 3T (Terdepan, Tertinggal, dan Terluar,” pungkasnya.

Reportase : Wara Merdekawati

Fotografer : Raden Radityo

Sumber : https://www.perpusnas.go.id/news-detail.php?lang=id&id=2002070349337sh8cvDFVn

Categories:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *