Selasa (15/12/2020) Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru telah melaksanakan pembukaan Rainy Dai Literary Festival 2020.

Kegiatan pembukaan Rainy Dai Literary Festival 2020 dilaksanakan d Ruang Teater Wakapitu Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru. Kegiatan Festival Rainy Day merupakan festival sastra yang sejak pertama dilaksanakan tahun 2017 yang turut mengundang para penyair dan sastrawan, dari dalam negeri dan luar negeri, seperti Malaysia dan Korea.

Banjarbaru’s Rainy Day Literary Festival 2020 menampilkan rangkaian agenda hingga hari terakhirnya. Mulai dari webinar, peluncuran buku, bedah buku hingga lomba video baca puisi.

Pada acara pembukaan, akan dijadwalkan hadir sejumlah penyair atau sastrawan Kalimantan Selatan, dengan tetap menerapkan protokoler kesehatan COVID-19,serta juga akan dilaksanakan secara online, seperti webinar.

Ketua Panitia, Mahrufin menerangkan, tahun ini adanya penerbitan dan peluncuran buku orbituari Nadjmi Adhani.

“Sebanyak 175 orang dari beragam latar belakang mengirimkan tulisan kenanganya tentang sosok Nadjmi Adhani,” ungkap Mahrufin.

Dan akhirnya jadilah sebuah orbituari berjudulkan “Nadjmi Adhani: Jalan Lapang Menuju Kebaikan”. Beserta peluncuran, diundang pula sang istri almarhum, Ririn Kartika Rini.

Tak cuma satu buku, ada pula Buku Antologi Puisi Banjarbaru Rain. Eksklusif menghujani penggiat literasi dan masyarakat Banjarbaru tahun ini.

Kemudian, selama event berlangsung, akan masih ada sesi promising writer atau penulis menjanjikan. Yang sudah diseleksi dari semua karya kiriman se-Nusantara.

“Ada 115 penulis, 27 buku cerpen, 23 novel dan 66 puisi,” terang Mahrufin kembali. Salah satunya yang terpilih dari kategori puisi adalah karya Norrahman Alif berjudul Mimpi Kita Setinggi Rumputan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *